Our Administrator

RATNA M. U. HARAHAP

     Wanita pekerja keras dengan passion yang amat tinggi di dunia property dan marketing, sehingga tampak seperti memiliki ultra energy dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Visioner, begitulah hal yang bisa digambarkan untuk dirinya, sehingga kadang-kadang pandangannya sudah selangkah lebih maju daripada yang lain. Pemikirannya yang out of the box juga membuat semua klien yang pernah ditanganinya tak bisa berpaling ke lain hati. Property Observer merupakan salah satu dari mesin yang ia kendalikan untuk menyalurkan pemikiran-pemikirannya.

     Memiliki misi untuk menjadikan Property Observer bacaan wajib bagi mereka yang ingin mengisi kepalanya dengan hal-hal menarik yang bisa memberikan inspirasi dan menjadikan Observer (para pembacanya) bersemangat mengayuh roda kehidupan.

     Lahir dan besar di Bandung, setelah menjalani masa TK-SMA di St Angela, Lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan, telah menempa Ratna yang biasa dipanggil “Noni” ini menjadi disiplin dan opic untuk maju ke depan. Ratna merupakan orang yang memegang teguh keseimbangan antara hard work and hard shopping.. Salah satu hal yang bisa membuat hatinya berdegup kencang adalah ketika melihat barang-barang dengan design yang tidak biasa dengan harga yang tidak biasa juga.

     Karena tumbuh di era ketika bahkan kosa kata internet itu masih belum ada, salah satu hobby-nya sejak kecil adalah membaca. Ketika ikut tes IQ di suatu masa dahulu, dia memiliki IQ menjelang jenius yang sekarang diwujudkan dengan selalu mencari topic menarik dan up to date untuk para Observer.

NASHA YOHARA LUBIS

     Dari sekian juta penduduk bumi ini, Nasha, begitu ia biasa disapa adalah satu dari segelintir orang yang suka dengan angka, data, charts .. Yes, I just love numbers begitu ia mendeskripsikan dirinya.

     Lahir dan besar di Bandung, setelah menyelesaikan S1 nya di  Universitas Katolik Parahyangan jurusan Akuntasi, ia  sempat bekerja di RCTI Jakarta kemudian  melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia mengambil gelar Master of Business Administration di Syracuse University School of Management, New York.

     Begitu lulus, ia langsung bekerja di New York. Posisi terakhir sebagai Senior Auditor di Ernst & Young, LLP di New York City sebelum pindah ke Singapura supaya lebih dekat dengan rumah di tahun 2005.  Di Singapura, Nasha fokus pada klien-klien US SEC yang berbasis di Singapura dibawah paying Assurance and Advisory Group (AABS) US GAAP Support Group.

     Saat ini ia berdomisili di Medan, Sumatera Utara dan aktif bekerja sebagai freelance writer dan translator. Nasha dalah seorang yang fokus dan memiliki ambisi diatas rata-rata teman-temannya. Ketika memutuskan untuk pulang kampung ke Medan. Nasha merasa harus membagikan pengetahuannya semasa dia di New York dan Singapore kepada sebanyak mungkin masyarakat Indonesia. Property Observer adalah kendaraan baru bagi ambisinya untuk menjadi “dosen atau pengajar” yang berkualitas.

     “Menikmati hidup yang seimbang setelah bertahun-tahun ditempa kerasnya kehidupan di luar negeri” begitu jawaban yang diberikan kalau orang bertanya aktivitasnya saat ini.

ANDRIA KENCANA

     Berbeda dari Nasha, Cana, kurang suka dengan angka. Dia lebih suka dengan sejarah, current news (trend, world problem and gossip!), tempat-tempat menarik dan lipstik! India merupakan salah satu tempat yang ada di peringkat atas bucket list-nya. Stimulus tehadap semua indra adalah jawabannya untuk obsesinya terhadap India.

     Sangat bersyukur bisa hidup di era internet dan google, sehingga bisa memenuhi segala keingintahuannya tentang berbagai hal. Sedari kecil selalu memandang dirinya sebagai si anak kota yang suka berpetualang dengan cita-cita luhurnya menjadi artis slash comedian yang bisa mencerahkan suasana secerah koleksi lipsticknya yang berjumlah 60 buah.

     Memiliki 2 gelar dengan lulus dari Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Pajajaran dan Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan, tapi ia tidak berniat mengejar karir di bidang tersebut. Sejak lulus tahun 2002, sudah bekerja di perusahaan konsultan marketing Panon Mahia Nusa sampai tahun 2009.

     Saat ini ia berdomisili di Bandung, bekerja di sebuah perusahaan desain dan printing, sambil tetap aktif menulis. Property Observer menjadi kendaraannya dalam menyalurkan pemikiran-pemikirannya yang terkadang out of the box.

     Walaupun property bukan merupakan hal yang baru baginya, namun ternyata masih banyak hal menarik yang bisa digali dan dipelajari dari property.

SANTI “CACI” APRIANI

     Perempuan manis dengan dandanan edgy, yang ternyata adalah sosok yang manis dan baik hati, sehingga mungkin sifat ini yang membuat Caci, begitu ia biasa akrab disapa, didapuk menjadi bagian SDM di Property Observer. Pengalamannya selama bertahun-tahun menjadi Account Executive, sudah menempa dirinya untuk menghadapi berbagai tipe manusia, dari yang manis sampai yang judes, dari yang santai sampai yang hobby meneror setiap jam, sehingga kadang-kadang Caci suka mengeluh, lebih mudah mengurus mesin ternyata daripada mengurus manusia, tapi Caci yang memiliki motto “This Too Shall Pass” tetap bersemangat sambil senantiasa menebar senyum manis.

     Walaupun selalu tersenyum manis dengan tubuh mungill, tapi Caci adalah sosok “Keukueh” yang akan memperjuangkan apa yang harus diperjuangkan sampai titik darah terakhir. Selalu sigap dan siap dalam mencari solusi, Caci menjadi andalan jika keadaan sudah SOS.

     Property Observer terkadang menjadi penyalurannya setelah hobby berolahraganya semakin sulit dilakukan dengan kesibukannya bekerja dan mengurus keluarga. Caci menuliskan apa yang menjadi pengalamannya ketika mengunjungi daerah-daerah baru dan bertemu dengan sosok-sosok baru. Enak menulis di property observer, tidak ada client yang complain dan saya bisa membuat gaya tulisan seperti yang saya mau! Begitu komentarnya ketika menyampaikan tulisan ke team.

LINGGA

     Pria dengan wajah pasundan “sweet boy” adalah designer yang membuat design tampilan postingan IG yang bisa observer nikmati setiap hari. Walaupun wajahnya sweet tetapi jangan salah, hobby sungguh beraroma lelaki. Memancing di laut dan berpetualang dengan motor Trail adalah hobby nya.

     Baru menikah selama 1 tahun, kehidupan perkawinan dan pekerjaan adalah hobby nya yang utama. Selalu tepat waktu memberikan hasil, Lingga adalah andalan seluruh team.

ARYO PRIAMBODO

     Apalah artinya konten yang informatif dengan tampilan visual yang menarik tapi tidak bisa dijalankan? Di sinilah fungsi Aryo sebagai mesin yang membuat Property Observer bisa berjalan dan bisa diakses dengan mudah. Ketika terjadi glitch atau masalah, maka ia akan menjadi orang yang paling dicari-cari. Berpenampilan standart anak kreatif dengan selalu menggunakan baju hitam, Aryo adalah sosok yang sabar dan cinta keluarga. Kesabarannya terbukti dari kehandalannya menjalankan mesin Property Observer hanya dalam waktu beberapa minggu saja. Kedatangan ribuan pembaca dalam waktu singkat tidak membuat gentar Aryo.

     Beberapa ide inovasinya untuk membuat mesin canggih yang mudah diakses dan nyaman digunakan akan segera diluncurkan guna menunjang mimpinya menjadikan Property Observer media yang digandrungi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

FIRSA AMANDA

Firsa Amanda

Di balik pembawaannya yang kalem dan tenang, Firsa adalah seorang yang memiliki dedikasi tinggi dan bisa bekerja dalam segala kondisi. Walaupun usianya masih sangat muda , Firsa tidak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan rekan sekerja yang usianya ebih tua. Sepertinya , pengalaman sebagai atlit renang sudah menempa mental Firsa sehingga tidak mudah panik ataupun menyerah dalam kondisi apapun, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Sebagai bagian administrasi di Property Observer, Firsa lah yang bertanggung jawab untuk urusan berkomunikasi dengan team menulis untuk mengejar deadline pengiriman materi, sekaligus juga berkoordinasi dengan team IT untuk menayangkan tulisan tersebut sesuai dengan target. Berkat Firsa, kita bisa selalu menikmati artikel-artikel terbaru di Property Observer dengan tepat waktu.

Di waktu senggang, gadis yang lahir dan besar di Bandung ini mengisi waktunya dengan berwisata kuliner, tentu saja untuk mencoba jajanan baru yang sedang hits atau menjajal tempat-tempat wisata yang kekinian. Tapi jangan salah, Firsa masih rutin berlatih berenang dong, sebagai penyeimbang dari hobby jajan katanya.

RAFI VIRTIAN

Rafi Fitrian

Perangkai kata dan pencipta nada, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan sosok Rafi. Di balik wajah yang tampak selalu tersenyum dan kelakuannya yang terkadang pecicilan , ternyata tersimpan jiwa seni, terutama musik yang sangat kuat. Sudah banyak koleksi lagu hasil ciptaannya. Sambil menunggu diorbitkan oleh Yovie Widianto, Rafi pun sekarang mengejar passion nya di bidang lain yaitu bidang marketing.

Menurut Rafi, bidang Marketing bisa dibilang sama dengan dunia seni. Sama-sama membutuhkan intuisi yang kuat, selera yang ciamik dan bisa membaca selera pasar. Bedanya, di bidang marketing butuh keluwesan dalam menghadapi client-client yang kadang memiliki pandangan dan pemahaman yang berbeda dari kita. Di bidang Marketing lah Rafi melatih untuk mempertajam sense of human art nya.

Di Property Observer, tugas utama Rafi adalah melemparkan ide-ide kepada para team penulis untuk dituangkan menjadi sebuah artikel. Rafi juga mengawal perjalanan artikel tersebut, mulai dari menjaga isi supaya tidak terlalu melenceng dari konteks, sampai menjaga keharmonisan antara visual yang ditampilkan dari sebuah artikel.

KELVIN

Kevin

Berbeda dengan Rafi yang selalu tersenyum, dan pecicilan, Kelvin adalah pribadi yang lebih tenang kadang terkesan tertutup dan jarang tersenyum.

Walau begitu Kelvin adalah pribadi yang suka tantangan dan selalu berusaha menyelesaikan tantangan tersebut dengan hasil yang terbaik. Tidak pernah mengeluh dalam menghadapi tuntutan pekerjaan membuat Kelvin menjadi favorit rekan rekan sekerjanya.

Di Property Observer, tugas Kelvin sebagai desainer adalah menggabungkan antara konsep yang diberikan dengan materi tulisan dan image, menjadi sebuah tampilan yang menarik dan enak dilihat.

Mungkin kata yang tepat dalam menggambarkan Kelvin adalah Don’t Judge a Book by Its Cover karena , dibalik pembawaannya yang terkesan angker , Kelvin adalah pribadi yang hangat dan suka bercanda.

CHRISTOPHER RAHARDJA

Chris, begitu ia biasa dipanggil. Motto hidupnya : “Jangan sampai binatang mati sia-sia, jadi makanan dan tidak dihabiskan”. Hobby nya adalah berpetualang dengan mengendarai motor sport nya. Ia bercita cita suatu hari nanti akan berkeliling Indonesia dengan menggunakan motor sportnya.

Chris merupakan a go to guy, andalan ketika kita harus minta tolong untuk mencari data atau mempersiapkan sesuatu, apalagi Chris memang ringan tangan dan selalu siap untuk memback up teman-teman yang membutuhkan bantuan.

Di Property Observer, Chris bahu membahu dengan Firsa, untuk berkoordinasi dengan team penulis dan juga team IT dan memastikan semua artikel terkumpul dan terbit sesuai dengan jadwal. Selain itu Chris juga bertanggung jawab terhadap konten dari social media yang dimiliki oleh Property Observer. Kadang, untuk mengisi waktu luang, Chris juga suka menulis artikel untuk Property Observer.

RIFQI ADISAPUTRA

RIFQI ADISAPUTRA

Pengalaman Rifqi yang cukup luas untuk bidang audio visual memberikan angin segar untuk Property Observer yang juga berencana untuk memperluas cakupan medianya.

Rifqi mengaku akan lebih berkonsentrasi apabila bekerja sambil mendengarkan music cadas, jadi kalau dia sudah mulai memakai headphone nya, artinya ia sedang berkonsentrasi penuh untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang diberikan padanya.

Di waktu luangnya, Rifqi tetap menjalankan hobbynya dalam bermusik, kadang kita bisa menyaksikan Rifqi beraksi memetik gitar sambil bernyanyi lewat video yang diunggah di laman social media miliknya.