464 total views,  1 views today

DON’T MAKE THEM REPEAT OUR MISTAKES!

 

(mengajar anak-anak kita mengelola keuangan)

 

Mungkin diantara para Observer ada yang seperti saya. Saya sedikit terlambat dalam menyadari arti menabung dan investasi. Saya baru memulai menabung dan berinvestasi di umur 36 tahun! Walaupun para pakar keuangan beprinisip bahwa lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, tetapi seharusnya dengan posisi saya yang tidak memiliki hutang apapun pada saat mulai bekerja, saya sudah bisa langsung menabung di usia 20an ketika saya mulai bekerja. Apabila saya lihat ke belakang, jumlah saving saya seharusnya bisa mencapai USD1,0000 per bulan di kala itu. Apabila hal itu benar dilakukan, kemudian saya tidak pernah mengambil tabungan tersebut hingga saat ini, maka seharusnya tabungan saya sudah mencapai USD66,000 atau setara dengan Rp.2,320,000,00!! – yang mana dengan bantuan sedikit KPR, Observer sudah dapat membeli rumah idaman di Caelus yang fasilitasnya pasti membuat happy dan membuat Observer bersyukur sudah menabung sekian lama.

Caelus

Buat Observer yang belum familiar dengan Caelus, Caelus ini merupakan cluster perumahan terbaru di kawasan Greenwich Park, BSD City. Sebuah proyek persembahan Sinarmas Land yang mengusung konsep unik. Di Caelus, every day is holiday karena konsep yang diusung adalah suasana resort di dalam perumahan. Untuk mendukung suasana dan atmosfir liburan di dalamnya, rumah hunian di dalam Caelus didesain minimalis tropical seperti sebuah villa yang dilengkapi dengan special attic room dan sky balcony. Perumahan mewah yang ditawarkan mulai harga Rp. 3M ini memiliki berbagai sarana pendukung suasana liburan di dalamnya, Caelus dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti :

Connectivity Path sepanjang 6KM yang menghubungkan seluruh kawasan Greenwich Park.
• 1.6 ha thematic pool
• Phi Phi Club for family
• Bora Bora Club for teeneagers
• Barbuda Club for mature people

Supaya mereka punya kesempatan yang lebih baik, seperti misalnya memiliki Caelus di usia yang lebih muda dari kita, maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai orang tua untuk meningkatkan tanggung jawab finansial anak-anak kita :

1. Teach Them to Budget
Untuk mulai mengajarkan anggaran pada anak-anak Observer bisa dimulai dengan memberikan mereka uang saku. Mereka bisa diberikan tanggung jawab untuk mengelola uang saku tersebut. Misalnya untuk anak yang lebih besar diberikan tenggang waktu yang lebih panjang, misalnya dua minggu. Bagaimana mereka bertahan dengan uang tersebut selama 2 minggu ?

Budget

2. Show them The Value of Savings
Untuk mulai mengenalkan nilai dari savings, Observer bisa memulai dengan celengan atau piggy bank. Menggunakan piggy bank, selain mudah, juga Observer bisa mulai mengenalkan tujuan menabung yaitu dengan tujuan sederhana: mengisi penuh celengan selama, misalnya, 1 bulan.

piggy bank grandkids

3. Create Timeline
Konsep keuangan bagi anak-anak seringkali merupakan konsep yang abstrak bagi anak usia yang lebih muda. Supaya pembelajaran ini lebih diingat oleh anak-anak, Observer bisa memberikan pembelajaran tentang keuangan yang berkelanjutan dan berbasis waktu. Contohnya, Observer bisa memberi target untuk mengumpulkan uang sebesar Rp. 500,000 dengan uang jajan yang diberikan Rp. 50,000 seminggu. Nah, apabila mereka menabungkan semua uang mereka, maka target Rp. 500,000 ini akan lebih cepat dicapai dibandingkan apabila mereka hanya menabungkan setengah dari uang jajan mingguan mereka.

4. Create Learning Opportunities
Apabila anak-anak kehabisan uang ditengah minggu, kuatkan hati Observer untuk tidak menambah uang saku mereka. Negative consequences dapat memberikan pelajaran yang sangat berharga.

5. Lead by Example
Ingat lho Observer, memberikan contoh nyata merupakan guru yang paling berharga. Sebelum Observer mengajarkan semua ini pada anak-anak Obsever, Observer bisa memulainya dari diri sendiri. Temukan cara untuk mengkomunikasikan pada anak-anak bahwa setiap kali Observer menerima gaji, sebagian sudah langsung Observer alokasikan untuk investasi atau tabungan. Atau pada saat berbelanja pastikan anda memilih alternatif yang terbaik bagi keuangan Observer dan jelaskan pada anak-anak pilihan Observer tersebut.

Mom and daughter saving money

6. Start a Conversation
Bicaralah tentang keuangan dengan anak-anak Observer. Pembicaraan bisa dimulai dengan konsep sulit seperti “Apakah kita kaya?” untuk mengajarkan nilai dari tanggung jawab dan dan kerja keras.

Family Conversation

Menerapkan hal-hal tersebut diatas dengan konsisten bisa membantu anak kita untuk lebih faham konsekuensi finansial semenjak usia muda sehingga meningkatkan kesempatan mereka untuk hidup sejahtera untuk waktu yang cukup panjang.

Referensi:

  1. https://windgatewealth.com/six-ways-to-teach-your-kids-about-saving-money/ – Diakses 12 Agustus 2019
  2. https://www.merrilledge.com/article/tips-teach-your-young-children-financial-responsibility – Diakses 12 Agustus 2019