695 total views |

“Membuat ruangan SOHO menjadi tempat yang nyaman dan produktif adalah segalanya”

Kemarin teman saya si “Mom Preneur” nan “multitasking” minta ditemani untuk melihat unit SOHO-nya di Roseville SOHO & Suites di BSD City. Sekalian dia minta tolong diberi input untuk “layout” dan interior, maklum sebelumnya dia berkantor di garasi rumahnya.

Memasuki “lobby” Roseville saya agak kaget juga, karena tampilannya eksklusif seperti “lobby” hotel berbintang. Kemudian kami masuk ke “lobby” khusus untuk unit SOHO. Hmm, dengan begini semua yang akan naik ke unit SOHO kita sudah tersaring terlebih dahulu di “lobby”. “Nice touch..”

Kami pun naik ke unit SOHO-nya. Begitu masuk, teman saya ini cukup kaget karena ruangannya blong dan kosong melompong. Aduh, gimana mulai mengisinya? Gimana “layout” yang bagus? Sementara dia kaget, saya juga sebenarnya ikut kaget. Ada beberapa hal yang langsung menjadi perhatian saya.

Roseville SOHO and Suite
Kondisi “kosong” SOHO Roseville. “Wow untuk kaca dari floor sampai ceiling kesan mewah sangat terasa dengan cahaya alami yang membanjiri”

Pertama, “layout” ruang yang blong dan kosong ini memudahkan kita untuk menentukan “layout” sesuai dengan kebutuhan kantor kita. “Layout” untuk ruang kantor konsultan keuangan tentu akan berbeda dengan “layout” untuk kantor teman saya yang bergerak di bidang usaha “goodie bag” dan “souvenir”.

Kedua, saya kaget campur “happy” karena unit SOHO di Roseville dilengkapi dengan jendela – jendela besar, sehingga cahaya matahari mudah sekali untuk masuk.

Ketiga, konsep SOHO di Roseville ini sebenarnya mengambil konsep loft, di mana ada lantai kedua dengan luas lebih kecil dari pada lantai dasar. Oiya, sudah tersedia kamar mandi di kedua lantai ini ya.

Setelah berkeliling, kami pun turun. Sambil “lunch” di BSD Square yang berada tepat di sebelah Roseville kami mulai membahas apa sih yang bisa dilakukan di unit SOHO ini supaya bisa dapat lingkungan kerja yang nyaman.

Berikut beberapa langkah yang sempat kami bicarakan

1. Tentukan area kerja apa saja yang dibutuhkan dan buatlah sebuah layout sederhana.

Interior apartemen atau SOHO
Area “private” khayalan kami. Memanfaatkan kaca besar Roseville untuk area bermain anak dan area istirahat teman saya, dimana penyekat hanya berupa kaca agar sang anak tetap terawasi.

Dalam usaha teman saya ini ternyata dia butuh area kerja untuk operasional seperti penerimaan barang dari “vendor”, “Quality Control”, Pengemasan, Penempelan Tag/Stiker, dan Pengepakan terakhir sebelum dikirim ke “client”. Kemudian dia butuh juga area untuk administrasi dan keuangan, juga area untuk bagian desain. Terakhir dia butuh ruang “private” kecil untuk dia sendiri. Dimana ruangan itu juga bisa dipakai kalau anak – anaknya datang dan harus menunggu dia bekerja.

Dari situ kami memutuskan, bahwa lantai bawah akan difokuskan untuk area operasional dan desain, sementara area administrasi, keuangan dan area “private”-nya akan ada di lantai 2.

Kemudian teman saya juga inginnya membawa nuansa taman ke dalam SOHO-nya, supaya segar dan terlihat hijau.

Interior apartemen atau SOHO
                                                                                                                 Sudut kerja khayalan kami

2. Penerangan kantor

Di sisi ini teman saya sudah cukup beruntung, karena di unit SOHO Roseville sudah terpasang jendela – jendela yang cukup besar, sehingga cahaya matahari bisa masuk dengan leluasa. Sinar matahari ini memberikan spektrum warna yang sangat luas, sehingga kita bisa dengan mudah melihat detail – detail dari sebuah pekerjaan. Selain itu mata manusia juga akan lebih mudah untuk beradaptasi dengan terang gelapnya cahaya matahari ini dibanding dengan terang gelap cahaya lampu. Penerangan alami ini penting bagi produktivitas pekerja karena akan mengurangi kelelahan pada mata dan keluhan sakit kepala.

Tugas selanjutnya adalah mencari tirai yang cukup bisa menahan panas matahari, tanpa menghalangi cahaya matahari masuk. Karena ini untuk ruang kantor, maka saya usulkan supaya ia mencari tirai yang tidak terlalu banyak motif dan mudah dibersihkan.

3. Filling dan Storage Area supaya kantor tetap rapi

Interior apartemen atau SOHO
                                             “Storage” khayalan kami. Rapih dan tersembunyi, seakan akan bagian dari dekor

Karena barang – barang yang masuk biasanya datang dalam jumlah cukup banyak, penting sekali untuk punya “area storage” yang rapi. Dari mulai barang masuk, sampai dengan barang keluar harus ada zona yang jelas. Rencananya teman saya akan menempatkan rak besar dan panjang di satu sisi dinding sebagai tempat penyimpanan barang ini. Sementara area kerja tetap berupa meja – meja terbuka tanpa sekat supaya tidak menimbulkan kesan sempit. “Area Storage” sebaiknya tertutup dan menyatu dengan dinding, sehingga rapih dan tidak mengganggu estetika.

Selain itu teman saya akan menyediakan loker untuk pegawai sehingga barang – barang pribadi seperti jaket, hel, tas besar, sepatu atau sandal bisa mereka simpan di sana.

Apartemen BSD
Area hutan khayalan kami. Lantai 2 memiliki pot – pot dengan tanaman hijau & tersedia ruang meeting yang semi “private”, terlihat tetapi pembicaraan tidak terdengar.

4. Jangan lupakan pantry

Interior apartemen atau SOHO
Sudut pantry seperti ini cukuplah untuk memenuhi kebutuhan snack dan coffee.

Keberadaan “pantry” kecil akan mendukung suasana kerja yang baik. Tidak usah mewah, yang penting ada kulkas kecil, dispenser air panas dan “microwave”/kompor (kalau ada budgetnya).

Karyawan bisa menyimpan bekal di kulkas, dan nanti dihangatkan ketika makan siang. Mereka bisa pilih mau makan siang di kantor, atau mau keluar sebentar makan siang sambil bersantai di 15 “thematic garden” yang bisa mereka pilih.

Sesungguhnya urusan makan siang ini sangat dimudahkan, karena di sekitar lokasi Roseville SOHO and Suites banyak sekali restoran dan “café”. Bahkan, hanya tinggal menyebrang kita sudah tiba di Teras Kota BSD yang memiliki puluhan resto dan “café”.

 

#ayotinggaldiroseville
                                                            Salah satu “thematic garden” dari 15 “thematic garden” yang ada di Roseville

5. Berikan furniture yang berkualitas

Mompreneur
                  Menggunakan kursi yang berkualitas. Kursi kerja yang nyaman dan ergonomis

“Furniture” yang berkualitas, walaupun harga relatif lebih mahal, tapi otomatis akan lebih tahan lama sehingga bisa mengurangi “budget” penggantian atau perbaikan “furniture” di masa depan.

Kalau “budget” Anda untuk “furniture” ketat, maka fokuskan pada kursi kerja yang nyaman dan ergonomis, karena ternyata 80% waktu kerja dihabiskan dengan duduk. Hal ini juga akan menghindari efek buruk dalam jangka waktu lama seperti sakit pada bagian tubuh bawah (low back pain) atau gangguan sendi lainnya.

Setelah berdiskusi akhirnya teman saya mengerti dan menjadi lebih tenang. Oke, berarti “next step” kita mulai cari “interior desainer” untuk mewujudkan hasil diskusi ini.

 

 

 

Roseville SOHO and Suite
                                  Menggunakan kursi yang nyaman dan memiliki desain menarik. Sehingga membuat semakin semangat bekerja.
Share To: