416 total views |

Setelah Observer memutuskan untuk membeli Alesha dan merubahnya menjadi rumah kos, lalu bagaimana caranya agar rumah kos andalan Observer ini bisa cepat terisi?

Alesha House
                                                                                            Alesha house yang bisa menjadi rumah kos

Tahukan Observer bahwa Instagram merupakan platform sosial media terpopuler ke 3 setelah Youtube dan Facebook di Indonesia? Pangsa pasar Instagram mencapai 39% dari keseluruhan pasar social network di Indonesia berdasarkan data Hootsuite. Dan kabar gembiranya lagi, sebagian besar pengguna Instagram adalah generasi muda, para mahasiswa dan eksekutif muda yang menjadi pangsa pasar rumah kos.

Nah, jadi, memang terbukti, Instagram bisa menjadi salah satu alat untuk mengkomunikasikan pada calon tenan, keunggulan apa saja yang bisa mereka dapatkan apabila memutuskan untuk menyewa kamar kos di Alesha milik anda. Kita lihat yuk, bagaimana cara efektif memanfaatkan Instagram untuk memamerkan kekeranan Alesha sebagai rumah kos andalan anda?

1. Salah satu keunggulan penggunaan Instagram sebagai alat promosi adalah kapabilitasnya untuk memberikan gambaran visual. Nah tinggal, Observer sebagai pemilik mencoba menyajikan visual baik itu berupa foto maupun video yang unggul dibandingkan pesaing-pesaing Observer. Saat ini saya memfollow akun pemasaran sebuah apartemen terkenal di Jakarta Barat, tapi sungguh saya bingung, setiap postingannya selalu menampilkan foto yang kurang pas seperti foto toilet bowl. Walaupun seandainya merek toilet bowl tersebut cukup ternama, alangkah lebih menariknya apabila foto yang diambil adalah foto keseluruhan kamar mandi karena kesan mewah kan tidak hanya dari merek tapi mencakup juga padu padan dengan sekitarnya.

Padu Padan Furniture
                                                      Padu padan furniture yang baik akan memberikan kesan mewah rumah kos anda

2. Tampilkan foto kegiatan penghuni kos dan tempat penting di sekitar rumah kos. Ini jarang ditemui lho. Coba deh Observer bandingkan dengan foto-foto di aplikasi sewa rumah kos. Padahal justru ini yang penting bagi para orang tua yang akan melepas anaknya untuk kuliah dan kos di kota lain. Di Alesha, tentu saja selain foto kolam renang, Observer bisa memasukan beragam kegiatan di Vanya Park yang memang penuh dengan beragam.

Kosan ada Kolam Renang
                                                                                                   Kolam renang alesha house

3 .Caption is King! Ini adalah quote dari Bill Gates lho. Bukan dari saya. Memang content ini sangat menentukan apakah penjualan akan terjadi atau tidak. Maka, cobalah membuat content yang menarik tetapi informatif. Kalau kembali melihat akun apartemen tadi, ini lebih ke hard-sell. To the point: promo xxx. Padahal, kalaulah bisa dijelaskan bahwa apartemen atau bahkan unit ini memiliki keunggulan tertentu, pasti lebih menarik. Atau bahkan, Observer juga bisa memposting tips. Contohnya, di Alesha, ada fasilitas shuttle ke beberapa universitas di sekeliling Vanya Park. Maka, selain memperlihatkan kekerenan bus tadi melalui foto, Observer bisa menambahkan caption mengenai keterangan frekuensi shuttle, kebersihannya dll.

4. Manfaatkan Hashtag

Prioritaskan penggunaan hashtag yang paling banyak dipakai oleh orang terlebih dahulu baru pertimbangkan untuk membuat hashtag sendiri. Hastag ini berguna untuk mengelompokkan foto ke dalam kategori tertentu sehingga apabila seseorang mencari foto, maka foto yang diberi hashtag yang akan muncul.

Rumah Kos Keren
                                                                 Dari foto ini ada banyak hashtag yang bisa anda gunakan, ex : #kosankeren

5. Pertimbangkan Penggunaan Fitur Iklan dan Sponsor

Anda dapat beriklan di Instagram untuk menjangkau lebih banyak pengguna. Secara umum ada dua cara beriklan di Instagram, yaitu dengan memanfaatkan Instagram Ads dan beriklan di akun influencerInstagram Ads adalah fitur periklanan yang ditawarkan oleh Instagram. Melalui fitur ini, Anda membayar Instagram untuk menampilkan foto iklan Anda kepada para pengguna Instagram sesuai dengan audiens yang telah ditentukan.

Segala usaha diatas, tentu ideal tapi, penting bagi Observer untuk mempertimbangkan untung ruginya mengambil langkah-langkah diatas. Misalnya, apabila Observer harus membayar untuk menaikan ads dan sponsorship, apakah itu akan worth it mengingat, misalnya, kamar yang tersedia hanya 4 kamar. Selain Instagram tentu banyak cara-cara lain untuk mempromosikan rumah kost termasuk menawarkan secara pribadi melalui Instagram. Pasar rumah kos di BSD terbuka lebar, kini tinggal bagaimana Obsever memanfaatkan peluang tersebut untuk menyulapnya menjadi penghasilan.

Share To: