743 total views |

“Berstatus Pemilik Hotel Sungguh Amat Keren “Siapkah Observer?”

Setelah Observer berhasil mengakuisisi Alesha dan menyulapnya menjadi hotel impian Observer, ternyata tugas Observer belum selesai, lho. Mungkin di awal akuisisi, Observer sempat berpikir bahwa: Ah, memiliki hotel kecil ini gampang. This is my baby and I will nourish it till it grows. Coba Observer lihat dulu, apabila kita memutuskan untuk mengerjakan sendiri semua tugas management hotel, maka yang utama, Observer akan bertanggungjawab atas sistem. Sistem ini termasuk misalnya sistem marketing dan advertising, leasing, masalah karyawan, keuangan dan lain-lain. Selain itu, Observer juga bertanggung jawab atas tugas-tugas sebagai berikut:

1. Mengatasi masalah yang muncul sehari-hari

Memanage sebuah property artinya Observer harus sanggup mengatasi masalah kecil 24/7 demi kenyamanan customer anda. Misalnya, ketika tiba-tiba ada bocor, AC mati, komplaint tetangga dan lain-lain, anda-lah orang yang dituju.

Cluster Alesha
                                                                       Kualitas, kenyamanan dan kebersihan lingkungan

2. Menyelesaikan masalah karyawan

Masalah karyawan ini cukup “jelimet”. Dari mulai BPJS yang tidak bisa dicarikan karena kesalahan administrasi, misalnya. Lalu, masalah disiplinari, masalah keluarga karyawan yang merembet pada kinerja dan disiplinary mereka menjadi tanggung jawab Observer untuk diselesaikan. Belum lagi masalah standar kerja dan pelatihan.  Siapakah yang bisa memberikan pelatihan pada staff Observer sesuai bidangnya masing-masing seperti front office, housekeeping, dll.

Perawatan Bangunan
                                                                                          Team House Kepping

3. Masalah sewa menyewa

Masalah sewa-menyewa kamar harus dipikirkan dengan matang, termasuk peraturan untuk tamu. Misalnya, kalau ada tamu yang merusak kamar, maka bagaimana sanksi yang akan dikenakan dan bagaimana kalau terjadi hal dimana tamu menolak membayar sanksi. Bagaimana dengan jam check-in dan check-out? Bagaimana dengan tamu yang menolak untuk check-out pada waktunya?

Starting Point Wiraswasta
                         Resepsionis di hotel st paul, St.-Paul-Str. 7, 80336 Munich, Bavaria, Germany

4. Memikirkan dana

Nah inilah yang paling menantang. Observer harus memikirkan cara agar cash flow Observer dapat terus bergerak menutupi kebutuhan pembiayaan dan pendanaan yang ada. Bagimana dengan gaji di bulan-bulan pertama saat operasional belum dapat sepenuhnya tertutupi? Sudahkah Observer membuat prioritas biaya mana yang harus lebih dulu dikeluarkan mengingat keterbatasan cash flows? Deal-deal apa yang dapat Observer tawarkan untuk promosi dan sebaliknya deal-deal apa yang Observer dapat negosiasikan dengan vendor demi menyelamatkan cashflows dan lain-lain.

5. Perawatan bangunan

Tentu saja perawatan sarana dan parasarana dalam sebuah operasional hotel sangat krusial. Dari mulai AC yang kurang dingin hingga keran air yang bermasalah harus di-handle segera apalagi pada saat kamar sudah terisi.

Hotel Kecil
                                            Perawatan

6. Hukum

Selalu ada aspek hukum yang terlibat dalam sebuah bisnis. Misalnya, perijinan, perpajakan, apabila terjadi kecelakaan dalam premise Observer dan lain-lain. Observer sebagai penanggug jawab utama, harus memikirkan kerjasama dengan lawyer apabila sewaktu-waktu diperlukan, atau bahkan Observer sendiri sewaktu-waktu harus berurusan dengan instansi terkait dalam hal pengurusan beberapa hal.

 

Kalau melihat list panjang tugas dan tanggung jawab pemilik ini, Observer harus benar-benar mengenal diri Observer sendiri. Apakah mengurusi hal-hal ini memang sesuatu yang Observer gemari atau berpotensi menjadi penghalang atau obstacle. Yang perlu dihindari adalah small things prevent you to do the big stuff. Tergantung tujuan investasi Observer, tetapi apabila fokus investasi ini adalah untuk menghasilkan uang, maka bukankah sebaiknya Observer fokus pada tujuan ini, yaitu menyeimbangkan cash flow?

Mungkin kini adalah giliran Observer yang mempertanyakan apakah sudah saatnya Observer merekrut Property Management? Jadi, apabila di artikel sebelumnya yaitu “Alesha Starting Point Usaha Anda”, anda ditantang untuk menjadi property manager, kini sebaliknya Observer yang menggunakan jasa Property Manager.

Apabila Observer memilih untuk merekrut Property Manager, tantangannya adalah memilih Property Manager yang sesuai dengan budget dan harapan Observer. Manakah yang lebih menguntungkan, tentu harus dipertimbangkan dengan seksama oleh Observer sehingga investasi yang sudah dibangun dapat menghasilkan sesuai tujuan investasi dan harapan Observer.

Share To: