625 total views |

Tentunya Observer sudah paham kalau sisa pembakaran kendaraan bermotor menjadi salah satu penyebab utama dari polusi udara yang terjadi. Asap kendaraan bermotor mengandung gas karbondioksida yang menjadi salah satu penyebab tercemarnya udara.

Hal ini lah yang menjadi perhatian utama dari keponakan saya, yang tahun ini akan memasuki dunia baru sebagai mahasiswa. Setelah memutuskan untuk tinggal di Apartemen Asatti, dia merasa komitmen nya untuk hidup lebih sehat dan ramah lingkungan akan semakin mudah dijalankan. Menurutnya, tinggal di Apartemen Asatti memiliki beberapa keunggulan, yaitu :

1. Lokasi

Lokasi Apartemen Asatti cukup strategis, hanya beberapa kilo dari lokasi kampusnya nanti. Selain itu lokasinya juga terletak tidak jauh dari AEON Mall, Rumah Sakit, dan fasilitas umum lainnya.

2. Fasilitas Jalan Raya

Fasilitas jalan raya di BSD City yang lebar dan mulus, membuat para penghuninya juga lebih nyaman untuk menggunakan alat transportasi seperti sepeda tanpa takut harus tersenggol atau berhimpit – himpitan dengan kendaraan bermotor.

3. Udara

Udara di BSD City masih cukup segar dan polusinya tidak separah di Kota Jakarta. Selain itu masih banyak lahan hijau dan pohon – pohon di sini, sehingga rasanya masih lebih teduh dan segar.

 

Keponakan saya ini sedang mempertimbangkan beberapa alat transportasi untuk ia gunakan nanti, yaitu :

1. Sepeda

Rasanya inilah alat transportasi non bermotor yang paling jamak ditemukan di seluruh belahan bumi. Ada beragam jenis sepeda yang bisa digunakan. Tentu saja sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jalan yang dilalui sepeda yang dibutuhkan oleh keponakan saya adalah sepeda dengan jenis road bike atau urban bike. Biasanya frame nya lebih ringan dan rodanya lebih halus. Beberapa model bahkan dilengkapi dengan accessories seperti keranjang, lampu, dan carrier belakang. Jangan lupa, untuk membeli sepeda ini anda harus mencobanya ya. Jangan hanya mengandalkan kata orang atau hasil googling, karena percayalah semua orang punya bentuk anatomi tubuh yang berbeda sehingga sepeda yang cocok untuk si A belum tentu cocok untuk si B.

Jangan lupakan juga unsur keselamatan, minimal pakailah helm dan sepatu kalau anda naik sepeda.

Kuliah di BSD City
                                                Temukan sepeda yang sesuai dengan anatomi tubuh anda observer !

2. Sepeda Listrik

Sepeda motor listrik adalah kendaraan sepeda motor tanpa bahan bakar minyak yang digerakkan oleh dinamo dan akumulator. Sampai sekarang di Indonesia telah tersedia berbagai tipe dengan kecepatan 60 km/jam, dilengkapi rem cakram, lampu penerangan dekat dan jauh, lampu sein, lampu rem serta klakson.

Tenang saja, dari Pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan menegaskan bahwa kendaraan ini tidak memerlukan STNK dan BPKB.

Yang saya tahu, ada 2 jenis sepeda listrik ini, yaitu sepeda yang memang sudah dilengkapi dengan listrik pada saat pembuatan di pabrik, atau bisa juga dari sepeda biasa yang dimodifikasi dengan menggunakan alat tambahan.

Keuntungannya tentu tenaga manusia yang dikeluarkan tidak perlu sebesar kalau menggunakan sepeda biasa. Untuk bagian menanjak penggunaan listrik akan sangat membantu. Kekurangannya tentu saja karena masih tetap harus di charge masih tergantung oleh keberadaan listrik.

Sepeda Listrik
                                                                                              Sepeda Listrik Modifikasi

3. Segway

Segway adalah sebuah kendaraan listrik self balanced beroda dua yang sekarang semakin banyak digunakan sebagai alat transportasi jarak dekat. Di beberapa perumahan, Segway ini juga digunakan oleh petugas keamanan untuk berpatroli di sekeliling perumahan.

Pada awalnya memang agak “kagok” mengendalikan Segway ini, tapi ketika anda sudah terbiasa maka pengendalian akan terasa lebih mudah.

Tapi hati – hati dalam menggunakannya, karena ternyata Segway bisa melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Di beberapa negara Eropa penggunaan Segway mulai dibatasi karena dinilai mulai membahayakan karena sudah terjadi beberapa kecelakaan yang melibatkan pengguna Segway dan pengguna kendaraan bermotor lain, atau bahkan dengan pejalan kaki. Jadi kita harus tetap berhati – hati dalam menggunakan Segway.

Anak Millenial
                                Walaupun segway mudah digunakan tapi anda juga harus berhati – hati ya observer !

Nah, sampai sekarang keponakan saya belum memutuskan mau pilih yang mana. Menurut dia akan lebih keren dan instagramable kalau dia pakai Segway. Lagipula, Segway sangat memungkinkan untuk ditaruh di dalam unit apartemennya.

Di sisi lain dengan sepeda dia bisa bawa lebih banyak barang. Tapi, dia tetap butuh space di garasi apartemen untuk menyimpan sepedanya. Sebenarnya ini juga bukan masalah yang rumit, karena Apartemen Asatti sudah menyediakan 1 space parkir untuk setiap unit yang ada.

Tapi yang jelas dia tetap akan berkomitmen untuk menggunakan alat transportasi yang tidak menyebabkan polusi.

 

Share To: