826 total views |

“Adakah hutan kota di area Greater Jakarta?”

 

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah area yang memanjang berbentuk jalur dan atau area mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja di tanam.

Penerapan RTH ini juga diatur dalam Undang-undang No. 26 tahun 2007 yang menyebutkan menyebutkan bahwa 30% wilayah kota harus berupa RTH, baik itu berupa  RTH publik ataupun area RTH privat. Area yang dapat disebut sebagai RTH Publik adalah taman kota, hutan kota dan  sabuk hijau (green belt).

RTH sendiri juga memiliki banyak fungsi, yaitu :

  1. Fungsi Ekologis : sebagai paru-paru kota, tumbuhan dan tanaman hijau dapat menyerap kadar karbondioksida (CO2), menambah oksigen, menurunkan suhu dengan keteduhan dan kesejukan tanaman, menjadi area resapan air, serta meredam kebisingan.
  2. Fungsi Sosial Budaya : sebagai tempat warga berkumpul, bersosialisasi dan berolahraga.
  3. Fungsi Estetika : meningkatkan kenyamanan, memperindah lingkungan kota dan menciptakan suasana serasi dan seimbang antara area terbangun dan tidak terbangun.

Berbahagialah anda yang tinggal di BSD City, karena BSD city sangat memperhatikan keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini.  Sementara saat ini banyak keluhan mengenai kurangnya RTH di perumahan-perumahan yang ada, warga BSD City tidak hanya memiliki satu, melainkan ada dua hutan kota.

Hutan Kota 1 terletak di tengah kota BSD City. Hutan Kota ini didirikan pada tahun 2006 , memiliki luas sekitar 3,5 hektar. Di area Hutan Kota ini kita bisa menemukan 7000 pohon dari beragam jenis, seperti pohon beringin, pohon bintaro, pohon meranti, dan juga pohon pulai. Selain itu ada pula 60 jenis tanaman lain dan area  padang rumput yang cukup luas.

Taman Tekno

Ruang Terbuka Hijau

 

Sementara Hutan Kota 2 terletak di area dekat Taman Tekno  BSD City, dengan luas 7,5 ha. Salah satu objek yang menarik dari Hutan Kota 2 adalah keberadaan jembatan gantung yang melintasi Sungai Cisadane. Keistimewaan lain dari Hutan Kota 2 ini adalah jalur sepeda. Lintasannya sudah disiapkan pada sisi pinggir area Hutan Kota 2 yang masih berupa jalan setapak bertanah merah, kondisinya melandai naik-turun, dengan sesekali melintasi lebatnya pepohonan bambu. Tak hanya itu, track yang cukup curam juga tersedia di pinggiran sungai, dan biasanya diteruskan dengan melintasi sebuah jembatan yang di dekatnya terdapat riak air sungai yang mengaliri jajaran bebatuan.

Greater Jakarta

Tidak hanya penghuni BSD City saja, semua orang bebas untuk mengunjungi hutan kota BSD City tanpa ada biaya apapun. Area ini sudah menjadi salah satu tujuan wisata bagi warga Serpong dan Tangerang Selatan. Tak heran, Hutan Kota BSD City tidak pernah sepi dari pengunjung. Terlihat mereka juga melakukan berbagai aktivitas seperti jogging, senam pagi atau hanya duduk duduk santai di sini. Beberapa orang sedang berjalan santai di jalur refleksi yang dilengkapi dengan batu-batu kecil. Anak-anak terlihat berlari dengan bebas di area rumput.

Selain itu, untuk anda yang tinggal di Apartemen Asatti Chalcedony  anda akan memiliki bonus tambahan, yaitu Vanya Lake , sebuah danau buatan seluas 8 Ha. Vanya Lake ini berlokasi hanya selangkah dari Apartemen Asatti Chalcedony. Di sekeliling danau terlihat area jogging track yang cukup lebar. Ada pula bangku-bangku yang bisa digunakan untuk duduk duduk santai sambil menikmati matahari pagi, ataupun menikmati kesejukan angin sore di pinggir danau.

Sehingga, untuk anda yang tinggal di Apartemen Asatti Chalcedony, ada banyak pilihan untuk menghabiskan waktu di luar ruangan. Kalau untuk menikmati suasana hutan, silahkan pergi ke Hutan Kota BSD City, kalau ingin menikmati susana danau, langsung saja pergi ke seberang gedung apartemen anda.

Menurut saya sih belum ada apartemen lain yang memiliki fasilitas lingkungan seperti di sini. Memang hanya di Apartemen Asatti Chalcedony anda bisa mendapatkan keuntungan ini.

Share To: