451 total views |

Masih bingung memikirkan antara investasi menggiurkan di Cluster Alesha BSD City atau investasi saham?

alesha & idx
Alesha House yang bisa disulap menjadi hotel atau investasi saham?

Sejujurnya, ini adalah the million dollar question!

Ini sama saja seperti kita ingin membandingkan mana yang kita lebih suka, es krim strawberry atau es krim coklat. Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan tersebut karena jawabannya bergantung pada kepribadian sang investor sendiri. Tetapi, untuk Observer yang belum pernah melalui proses investasi dari salah satu atau kedua alternatif investasi di atas, berikut perbandingan pros and cons untuk kedua investasi tersebut ya.

Keuntungan Investasi Saham:

1. Dalam 100 tahun terakhir, investasi saham, seperti juga investasi real estate menunjukan return yang meningkat sehingga memberikan capital gain bagi investornya.
2. Investasi saham lebih mudah di diversifikasi untuk menyebarkan resiko dibandingkan dengan investasi real estate terutama dengan adanya reksadana.
3. Investasi saham lebih liquid dibandingkan dengan investasi real estate.
4. Biaya transaksi lebih ringan dibandingkan biaya transaksi real estate.

Tetapi, wajib diingat bahwa investasi saham ini memerlukan kepribadian yang tenang dan berfikiran dingin. Bagi saya pribadi yang lebih cenderung panikan, saya tidak pernah cocok berinvestasi saham bahkan reksa dana karena fluktuasinya yang cukup besar untuk standar titik panik saya. Selain itu, keuntungan berinvestasi real estate juga tidak kalah menarik dibandingkan investasi saham:

1. Dalam banyak kasus, investasi real estate bisa fleksibel: dijadikan rumah tinggal atau dijadikan property komersil sederhana atau bahkan property komersial penuh. Kalau kita ambil contoh investasi Alesha tadi, dikarenakan strukturnya, Observer bisa menjadikan investasi ini sebagai investasi rumah tinggal, atau bisa juga untuk dijadikan hotel. Ulasan lengkap dan perhitungan untuk investasi hotel ataupun rumah kos Alesha ini sudah pernah dimuat di artikel “The Big Step For Your Investment”. Sehingga dengan adanya fleksibilitas ini, penggunaan investasi ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Observer.

interior Alesha House
                                                                                                Interior Alesha House

2. Sebagai salah satu dari tiga kebutuhan dasar manusia, rumah atau real estate akan selalu memberikan manfaat nyata di masa yang sulit, minimal sebagai tempat berteduh.
3. Tidak fluktuatif dibandingkan saham dimana harga real estate lebih stabil dibandingkan harga saham.
4. Apabila digunakan sebagai sarana komersil seperti rumah kos atau hotel, maka investasi real estate akan lebih mudah dihitung dan dianalisa untung ruginya berdasarkan asumsi biaya dan pendapatan yang lebih realistis dan lebih dalam kontrol kita sebagai pemilik.
5. Investasi Real Estate lebih terisolasi dibandingkan investasi saham. Investor yang jeli bisa memilih investasi real estate di daerah yang sedang berkembang pesat. Contohnya di BSD City yang dalam 10 tahun terakhir, harga belinya naik 5 kali lipat. Pada saat terjadi guncangan ekonomi nasional atau global, efek negative pada investasi real estate di daerah-daerah seperti ini tidak sedahsyat efeknya pada investasi saham. Dalam pasar global, ketika ekonomi terguncang karena Brexit, harga real estate di kota-kota bintang real estate seperti Singapura, New York City, dan Hong Kong hanya terjatuh sedikit dibandingkan kejatuhan saham. Mereka pun pulih lebih cepat dibandingkan saham.

interior elegan
                                                              Salah satu referensi design untuk hotel Alesha anda

Kalau Observer termasuk orang yang lebih percaya bahwa asset haruslah terdiri dari asset yang tangible dan bukan merupakan selembar kertas, tidak bereaksi baik terhadap fluktuasi harga alias gampang panik, kuatir akan trend menurun, dan memiliki kebanggaan tersendiri ketika memiliki asset, maka kepemilikan rumah atau real estate merupakan pilihan yang lebih tepat untuk Observer. Tetapi, apabila Observer dapat berfikiran dingin dalam menghadapi volatilitas, memiliki disiplin tinggi untuk tidak terbawa permainan (rally) saham, dan tidak mau terikat, maka, Observer lebih cocok berinvestasi pada saham.

Jakarta

Nah, jadi jawaban dari pertanyaan penting diawal artikel ini tadi adalah kenali dulu dirimu sendiri. Investasi mana yang cocok untuk kepribadianmu hanya dirimu yang bisa menjawab dengan tepat!

Referensi:

  1. https://www.thebalance.com/real-estate-vs-stocks-which-is-the-better-investment-357992 – Diakses 13 Mei 2019
  2. https://www.financialsamurai.com/which-is-a-better-investment-real-estate-or-stocks/ – Diakses 13 Mei 2019
Share To: