613 total views,  1 views today

NoHo, Manhattan: A Place to ‘Live, Play, and Create’

 

Dulu, NoHo (singkatan dari North of Houston Street) merupakan bagian yang terlupakan, bahkan belum memiliki nama dan dianggap sebagai daerah berbahaya.

Di tahun 1970-an sekumpulan artis mulai pindah ke area tersebut, karena biaya sewa nya amat murah. Kondisi ini terus berlanjut sampai tahun 1990-an. Kala itu, Ara Fitzgerald membeli gedung yang sudah ia tinggali sejak tahun 1971 dengan harga yang amat murah dan ia mengubah gedung tersebut menjadi sebuah co-housing. Ia juga mendirikan sebuah studio kecil supaya para penghuni yang sebagian besar adalah seniman bisa memiliki tempat khusus untuk berkarya. Kemudian beberapa seniman mengikuti jejak Ara ini, mengubah apartemen/tempat tinggal mereka menjadi rumah/studio, tempat mereka tinggal sekaligus juga sebagai tempat untuk berkarya. Kebanyakan konsep yang dianut oleh bangunan di sini adalah LIVE – PLAY – CREATE, dimana mereka bisa tinggal, bersosialisasi dan berkarya di kawasan tersebut.

Kondisi mulai berubah di tahun 2007 ketika Ian Schrager membangun sebuah bangunan kondominium yang tinggi dan mewah dengan fasilitas yang lengkap di 40 Bond Street.  Sejak itu kawasan NoHo ini menjadi incaran para developer besar untuk membangun proyek-proyek terbaru mereka.

Kawasan ini berubah menjadi kawasan yang eksklusif, penuh dengan apartemen, restoran dan café yang trendy.

noho_around_the_block_1
08LIVING-NOHO-slide-9CU9-mobileMasterAt3x
39450121374_e57843ca13_b
The-Bowery-Market
noho_around_the_block_1 08LIVING-NOHO-slide-9CU9-mobileMasterAt3x 39450121374_e57843ca13_b The-Bowery-Market

Tentu saja hal ini berpengaruh terhadap harga tanah di NoHo. Robert Dankner, the president of Prime Manhattan Residential, perusahaan real estate agency dengan spesialisasi property mewah mengatakan kalau harga di NoHo sedikit lebih mahal daripada SoHo atau Greenwich Village karena area ini dianggal sebagai area yang lebih chic dan cool. Harga yang paling murah adalah apartemen studio di 308 Mott Street, di sebuah gedung bertingkat 6, dengan harga jual $625,000 (sekitar Rp 8,9 M) ; yang paling mahal adalah apartemen dengan 4 kamar tidur, 3½ Kamar mandi, duplex penthouse di 56 Cooper Square, yang dilengkapi dengan teras private, lift dengan akses private dan perapian, juga 24 jam doorman yang dijual dengan harga $9,999,999 (sekitar Rp 142 M)

https _blogs-images.forbes.com_karenhua_files_2016_07_hhh1
0982d5668d2cf1dc2987abb1cf264303
354-bowery-living2-e1471971670684
https _blogs-images.forbes.com_karenhua_files_2016_07_hhh1 0982d5668d2cf1dc2987abb1cf264303 354-bowery-living2-e1471971670684

Untuk harga sewa, peningkatan harganya juga cukup tinggi, sekitr 5-6% per tahun, apalagi tidak banyak unit-unit yang disewakan disini. Paling murah adalah apartemen 1 kamar tidur, 1 kamar mandi di 302 Mott Street, dengan pengawas gedung, virtual doorman dan area laundry di dalam gedung dengan harga $2,595/bulan (sekitar Rp 36 juta/bulan); dan yang paling mahal adalah duplex penthouse di bangunan kondominium yang didirikan pada tahun 2010 condo di 41 Bond Street, dengan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, 2 toilet, 3 teras, satu balkon dan lift private dengan harga $40,000/bulan (sekitar Rp 570 juta/bulan).

58167105_daf6639f05e1dac2a4b3e6d65695aa58
0NZBb9ISkt0Ism
58167105_daf6639f05e1dac2a4b3e6d65695aa58 0NZBb9ISkt0Ism

Walaupun sudah berubah kearah yang lebih modern namun vibe artistic masih terasa cukup kental disini. Anda bisa menemukan pahatan “The Cube” karya Tony Rosenthal di bundaran jalan di dekat Astor Place.

Kemudian ada 3 gedung theatre, yaitu Public Theatre yang terletak Colonnade Row, Astor Place Theatre, Gene Frankel Theatre di Bond Street dan The Sheen Center for Thought and Culture di Bleecker Street.

Astor Place
Gene Frankel
The Sheen Center for Thought and Culture
Astor Place Gene Frankel The Sheen Center for Thought and Culture

Sisa kejayaan masa lalu masih terlihat di The Merchant’s House Museum di East Fourth Street, yang dibangun pada tahun 1832, dahulu merupakan rumah tinggal keluarga pedagang yang kaya raya yang memiliki puluhan pembantu yang berasal dari Irlandia, selama 100 tahun. Museum ini sekarang sedang berperang di pengadilan melawan developer yang hendak membangun Hotel tepat di lokasi yang bersebelahan, mereka takut proses pembangunan akan merusak konstruksi museum yang sudah tua.

1200px-WTM_tony_0079
image (1)
1200px-WTM_tony_0079 image (1)

NoHo juga sekarang sudah memiliki sebuah klub eksklusif yaitu Zero Bond, yang merupakan salah satu contoh evolusi dari kawasan ini.

Salah satu yang membuat kawaan NoHo ini terus meroket harganya adalah keberadaan sekolah-sekolah bermutu, seperti P.S. 003 Charrette School dan P.S. 041 Greenwich Village

Walaupun mungkin sekarang mulai terjadi pergeseran konsep, namun tetap tidak bisa dipungkiri kalau sejarah NoHo sebagai kawasan to LIVE – PLAY – CREATE lah yang membentuk karakter yang cool dan artistic, sehingga memiliki nilai lebih.