74 total views |

Siapa yang tidak kenal dengan nama Universitas Prasetya Mulya? Berawal sebagai salah satu pelopor pendidikan magister di Indonesia yang mulai beroperasi pada tahun 1982, Prasetya Mulya kini sudah berkembang menjadi Universitas Prasetya Mulya. Dengan kampus megah yang terletak di BSD City, Universitas yang satu ini memang pantas menjadi salah satu yang terdepan bagi pendidikan tinggi di Indonesia. Kita intip yu, apa saja sih kelebihan universitas yang satu ini?

Creating Shining Stars
                                                                                                                 Kampus Prasetya Mulya

1. Kampus terbesar di BSD City – jumlah murid growing

     Saat ini untuk program sarjana atau S1, Universitas Prasetya Mulya atau UPM menempati gedung baru mereka di BSD City yang diresmikan pada tahun 2015 lalu. Tidak tanggung-tanggung, kampus ini menempati lahan seluas 5 hektar di kavling Edutown yang terletak tidak jauh dari banyak cluster-cluster utama di BSD City. Bahkan, Vanya Park memiliki cluster Alesha dan Asatti yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa UPM. Saat ini, jumlah siswa di Universitas Prasetya Mulya BSD adalah sebanyak kurang lebih 3,000 mahasiswa sementara kapasitas kampus Prasetya Mulya BSD ini adalah 15,000 mahasiswa, sehingga secara bertahap, Prasetya Mulya akan menambah mahasiswa hingga kapasitas dapat terpenuhi.

     Tentu saja bagi investor, ini bisa ditangkap sebagai peluang yang menjanjikan. Jumlah mahasiswanya yang terus bertambah, identic dengan permintaan housing bagi mahasiswa dan dosen yang akan terus meningkat.

     Walaupun, efek lain dari penambahan mahasiswa ini, selain keperluan housing yang terus meningkat, penambahan jumlah mahasiswa di Prasetya Mulya ini juga akan menjadi tantangan bagi BSD City agar dapat tetap memelihara kenyamanan lingkungan yang selama ini menjadi kebanggaan utama BSD City.

Creative Curriculums
                                                   Kuliah Umum yang di Adakan di Salah Satu Ballroom Universitas Prasetya Mulya

2. Creative Curriculum

     Di tahun 2005, UPM masih memiliki 1 jurusan magister ditambah 3 jurusan undergraduate yaitu Entrepreneurship, Finance dan Marketing, tetapi dengan pengembangan yang terus dilaksanakan, saat ini Universitas Prasetya Mulya sudah memiliki dua fakultas dengan 11 jurusan undergraduate antara lain: Hospitality Business, Events, Computer System Engineering, Food Business Technology, dll.

     Yang paling menonjol dari Universitas Prasetya Mulya ini adalah kurikulumnya yang kreatif dan mengutamakan praktek. Tidak heran kurikulum kampus yang satu ini memang berbeda dengan yang lain mengingat universitas ini didirikan oleh beberapa praktsisi bisnis besar di Indonesia seperti Bapak Alm. Soedono Salim, Bpk. William Soeryadjaya, Bpk. Eka Tjipta Wijaya dan lain-lain. Kurikulum unik yang dibanggakan oleh UPM ini adalah kurikulum yang seimbang antara teori dan praktek.

Prasetya Mulya BSD
                                                       Bapak Eka Tjipta Wijaya Salah Satu Pendiri Univeersitas Prasetya Mulya

     Semenjak awal, mahasiswa UPM sudah dilatih untuk mengembangkan ide bisnis, serta didorong untuk melakukan banyak kerja praktek. Mahasiswa juga akan dilatih untuk selalu mencari solusi inovatif dalam menjawab setiap tantangan bisnis. Tetapi jangan salah, UPM bukan hanya ditujukan untuk mencetak pewirausaha atau entrepreneur. Menurut data di web School of Business Economic, ada 77% lulusan School of Business Economic UPM yang berkarir di kantor seperti menjadi konsultan, management trainee, dll.

     Terobosan-terobosan inovatif seperti menyediakan psycholog full time di kampus untuk counseling bagi mahasiswa yang membutuhkan juga merupakan fasilitas yang unik dan membanggakan yang disediakan oleh UPM bagi mahasiswanya.

3. Alumni Network

     Untuk umur yang masih lumayan muda dibandingkan universitas-universitas terkemuka lainnya di Indonesia, UPM berhasil mencetak network alumni yang cukup membanggakan. Adinda, seorang alumni jurusan Business Management yang kini berprofesi sebagai seorang patissier and pemilik KitcheNdose (IG : @adindatriandhina #KitcheNdose) menceritakan bahwa salah satu kekuatan Universitas Prasetya Mulya adalah jaringan alumninya yang sangat kuat dan saling mendukung satu sama lainnya. Menurut Adinda, info lowongan pekerjaan, peluang usaha hingga rekomendasi supplier sering didapatnya dari sesama alumni Prasetya Mulya. Para alumni ini juga rutin melakukan gathering resmi.

 

Tiga hal tersebut tentunya adalah hal paling penting yang mendasari kualitas sebuah sekolah bisnis. Memiliki ketiganya merupakan kunci bagi Prasetya Mulia untuk melakukan pengembangan-pengembangan selanjutnya, termasuk membuka jurusan baru di tahun-tahun mendatang.

Share To: