659 total views,  1 views today

The Real Higher Living Concept:  Private Botanical Garden at NavaPark

Saya sudah lama mendengar kegaduhan mengenai NavaPark, dari mulai informasi soal salah satu pemain AADC yang membeli disini sampai salah satu pemain film Indonesia yang sudah goes to Hollywood. Sungguh penasaran, tapi apa daya kantong saya rasanya belum cukup untuk membeli rumahnya yang harganya sungguh fantastis. Bayangkan anda bisa membeli sekitar 10 mobil Mini Cooper keluaran terbaru jika hendak memiliki hunian termurah disini.

Suatu hari saya mendapatkan iklan dari Instagram saya mengenai NavaPark yang ternyata bisa didapat dengan 1.8 Milyar saja! Sungguhlah gembira hati ini. Setelah membujuk rayu pasangan hidup saya, sampailah kami di hari Minggu yang berbahagia dan berkunjunglah kami ke NavaPark.

Memang sulit untuk tidak jatuh hati pada cluster yang satu ini. Dari mulai masuk dari pintu gerbang utama, indera penglihatan sudah dimanjakan dengan design rumah yang modern tapi adem karena didasarkan pada konsep resort. Tentu saja dengan rimbunnya pepohonan di cluster semi resort ini, bau dari polusi pun tidak membuat pernafasan sesak. Sehingga kalau Observer tinggal disini, di jamin, berjalan kaki untuk melonggarkan pikiran menjadi nyaman dan menyenangkan. Design bangunan dan fasilitasnya dibuat dengan kualitas premium dengan mengandalkan design dari Ramboll Studio Dreseitle dari Jerman yang juga merancang Bishan Park di Singapura.

Botanical garden di NavaPark menjadi faktor yang bagi saya menjadi bahan pertimbangan utama.  Di Botanical Park ini ditanam 1500 pohon dari 100 spesies yang berbeda. Wet Land merupakan area di mana pohon-pohon ini akan mengundang habitat burung untuk mendiami kawasan. Dihadirkan pula Viewing Deck setinggi enam meter, dimana keluarga dan anak-anak dapat menikmati view panorama serta burung-burung di keseluruhan taman dari ketinggian. Botanical Park ini juga dilengkapi dengan beberapa zona. Zona Meandering River merupakan zona aktif bagi segala usia, Adventure Park bagi anak-anak berupa Spider Web, Adventure Sliding, Sand Playground, Camping Site untuk keluarga serta Flying Kite playground. Selain itu ada plaza dan amphitheatre untuk beragam aktivitas berkelompok, Artificial Hills dan Outdoor Fitness. Zona Serenity Lake merupakan tempat kita mendapatkan ketenangan dan kedamaian dengan area relaxing di depan danau buatan, cocok untuk melakukan yoga dan meditasi.

Pasangan hidup saya yang sungguh sangat menyukai udara bersih bebas polusi memaparkan fakta-fakta mengenai kualitas udara, ketika saya masih maju mundur untuk memilih salah satu unit di Navapark Condo, dia sibuk memaparkan fakta-fakta mengenai kualitas udara di Jakarta. Berdasarkan data dari Air Visual yang dirilis oleh Greenpeace Indonesia, polusi udara di Jakarta tahun 2018 lalu menempati posisi pertama sebagai kota dengan polusi udara terburuk di Asia Tenggara.

Melalui acuan pengukuran udara Particulate Matter (PM) 2.5, konsentrasi rata-rata tahunan di Jakarta dan sekitarnya, mencapai 45,3 µg/m3 dan ini sudah melebihi batas aman tahunan yang dikeluarkan WHO yakni 10 µg/m3 sebanyak empat kali lipat. Selain itu, batas aman tahunan yang telah ditetapkan menurut standar nasional sendiri adalah 15 µg/m3.

Kondisi dengan polusi yang buruk ini dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit seperti masalah kesehatan kulit, psikosis yang diakibatkan oleh peradangan otak, asma dan masalah pernapasan lainnya.  Apabila Observer memutuskan tinggal di NavaPark, berarti Observer sudah selangkah lebih maju dibandingkan orang lain yang tinggal di daerah perumahan biasa yang umumnya kesulitan untuk dapat menanam pohon sebanyak-banyaknya.

Berapa sih, investasi yang diperlukan untuk bisa tinggal di lingkungan mewah dan nyaman ini? Kalau landed-house termurah di NavaPark sudah melebihi harga 10 buah Mini Cooper, jangan kecil hati!  Observer masih memiliki alternative untuk tinggal di cluster ini dengan investasi yang lebih kecil yaitu mulai dari Rp.1.8 Milyar saja! Saya langsung melihat show unit apartemen Marigold yang merupakan mid-rise condominium. Marigold terdiri dari 6 bangunan dengan masing-masing setinggi “hanya” 14 lantai.  Selain harga yang terjangkau, saat ini Navapark juga merupakan incaran para expatriate yang memerlukan hunian sewa selama mereka bertugas di Indonesia sehingga, probability saya untuk mendapatkan passive income dari sewa di kawasan ini cukup tinggi.

Sampai detik ini saya masih maju mundur, bukan karena NavaPark nya, tetapi lebih kepada, berapa banyak kegiatan hedonis yang saya harus hemat demi mendapatkan unit Marigold yang luar biasa ini!

Referensi:

  1. https://swa.co.id/property/navapark-memulai-pembangunan-botanical-park-senilai-rp13-triliun – Diakses 26 Desember 2019
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6137266/ – Diakses 26 Desember 2019
  3. https://www.honestdocs.id/bahaya-polusi-udara-bagi-kesehatan – Diakses 26 Desember 2019