780 total views,  1 views today

UNPLANNED 2020

 

Tahun 2020 yang baru memasuki bulan ke 5 ini ternyata banyak membawa kejutan dan perubahan bagi kehidupan kita semua. Salah satu yang berdampak adalah kepada rencana-rencana yang sudah dibuat dari jauh-jauh hari untuk diwujudkan di tahun 2020 ini. Ternyata pandemi covid 19 membuat sebagian orang kehilangan kesempatan untuk mewujudkan rencana-rencananya.

Seharusnya, lebaran tahun ini kami sekeluarga mudik, kemudian dilanjutkan dengan pergi liburan, mengingat masa libur sekolah juga berdekatan dengan libur lebaran. Rencana sudah dibuat dari tahun 2019, tiket – tiket sudah dibeli, itinerary sudah disusun rapi, dan dana sudah dikumpulkan dan dialokasikan. Rasanya sudah tidak sabar untuk segera melaju ke pertengahan tahun. Tapi apa daya semua rencana harus buyar. Untungnya, maskapai yang kami gunakan masih memberikan refund bagi tiket-tiket mudik dan liburan kami. Artinya batal sudah semua rencana traveling di tahun ini.

Saudara saya mengalami nasib yang lebih mengenaskan lagi. Seharusnya dia menikah dan melakukan resepsi di Bulan April ini, namun semua terpaksa dibatalkan, bahkan akad nikah dilakukan secara sederhana di KUA terdekat. DP yang sudah dibayarkan kepada vendor-vendor pernikahan pun terbuang percuma.

But, there’s always silver lining to everything that happen. Ketika kami melakukan penghitungan ulang budget keuangan keluarga, mengingat ada budget yang harus ditambah seperti dana darurat dan kesehatan, tapi ternyata batalnya rencana mudik dan traveling ini membuat kami memiliki extra dana yang cukup lumayan. Awalnya, budget ini ingin kami simpan untuk rencana liburan tahun depan.

Namun, setelah dipikirkan masak-masak kami memutuskan untuk menyimpan extra dana ini menjadi investasi untuk berjaga-jaga, karena siapa yang tahu apa yang terjadi di masa yang akan datang. Tinggal memutuskan instrumen investasi apa yang akan kami pilih. Untuk saat ini, pilihan investasi untuk pasar saham maupun pasar uang tampaknya bukan merupakan pilihan yang bijak. Kami harus memilih investasi lain yang lebih aman dan stabil dalam menghadapi situasi yang tidak pasti ini.

Setelah berunding cukup intens, akhirnya kami memutuskan untuk menginvestasikan dana ini menjadi investasi property dengan pertimbangan nilai nya cenderung stabil dalam segala situasi, bisa untuk penggunaan pribadi ataupun bisa sebagai investasi yang menghasilkan passive income dan dapat lepas dari sentimen negatif yang terjadi pada produk-produk investasi lain.

454545
Screenshot_8
454545 Screenshot_8

Tapi, tentu saja pilihan property nya harus dipilih dengan seksama. Ada beberapa hal yang menjadi perhatian kami, yaitu :

  1. Pengembangnya haruslah developer yang terpercaya. Pemilihan developer ini berbanding lurus dengan peningkatan nilai investasi property kita.
  2. Lokasi dan akses, kami tidak ingin tergiur harga yang lebih murah tapi lokasi nya sulit dicapai dan susah diakses.
  3. Bangunan sudah jadi. Jika bangunan sudah jadi, maka property ini bisa segera difungsikan, apakah untuk dipakai pribadi atau untuk disewakan supaya segera dapat “cuan” tambahan.

Sampai suatu hari , saudara saya yang batal mengadakan resepsi mengirimkan WA. Ternyata, ia pun memiliki kelebihan dana yang seharusnya ia keluarkan untuk mengadakan resepsi. Alih-alih mengadakan resepsi ketika waktu sudah memungkinkan pasangan baru ini memilih untuk menginvestasikan saja dana yang ada. Kebetulan, mereka memang sudah lebih dulu rajin berinvestasi di bidang property.

WA yang dikirimkan adalah sebuah ilustrasi yang cukup menarik dan “eye catching” mengenai  sebuah program “Move In Quickly”. Setelah saya lihat lebih detail, ternyata program ini dikeluarkan oleh Sinarmas Land, salah satu developer terbesar di Indonesia. Saudara saya bilang, bahwa saya harus cepat-cepat lihat program ini, karena menurut pengamatan mereka program ini merupakan kesempatan yang sangat bagus dan cukup “langka”, mengingat produk  Sinarmas Land adalah produk-produk yang selalu diunggulkan dalam setiap level dunia property.  Sayang sekali kalau kami melewatkan program ini.

Makin saya mencari tahu, baik itu via media sosial, website dan akhirnya menelpon langsung ke sales, makin saya tertarik. Apalagi ternyata range produk mereka sangat beragam, mulai dari rumah minimalis, rumah mewah dan apartemen. Lokasinya juga beragam, ada yang di BSD City, ada di Kota Wisata Cibubur, ada yang di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan ada yang di Jakarta Barat, bahkan ada juga di Surabaya, Batam dan Balikpapan.

Semua lokasinya memiliki akses dan dan sarana transportasi yang sangat baik. Ini sudah memenuhi 2 dari 3 syarat yang kami pilih.

Kabar baiknya, hampir semua produk yang ada di program ini adalah produk-produk yang sudah ready. Sesuai dengan impian kami, sehingga bisa langsung digunakan sendiri ataupun disewakan. Karena lokasi dan akses yang baik, rasanya tidak akan ada kesulitan untuk mencari orang yang mau menyewa.

Skema penawaran programnya juga sangat menarik. Bahkan akhirnya kami bisa menemukan hunian mewah , di lokasi yang sangat bagus dengan harga di bawah 1 miliar. Rasanya seperti kejatuhan durian runtuh.  Batal liburan, tapi malah dapat hunian premium.